pembahasan masuk pada jenis hadis ke-27, yaitu Hadis Mudabbaj (المُدَبَّج). Materi ini berkaitan dengan hubungan antar perawi yang selevel (sebaya atau setara sanadnya) dan bagaimana mereka saling meriwayatkan.
📌 Apa Itu Hadis Mudabbaj?
Hadis mudabbaj adalah:
Hadis yang diriwayatkan oleh dua perawi yang selevel (sebaya atau setara sanadnya), dan keduanya saling meriwayatkan satu sama lain.
Kata kuncinya:
- Sama level (disebut aqrān / أقران)
- Saling meriwayatkan (dua arah)
🔎 Apa Itu Aqrān (الأقران)?
Aqrān adalah para perawi yang:
- Usianya berdekatan
- Tingkatan sanadnya setara
Contoh sederhana:
- Sama-sama murid satu generasi
- Sama-sama memiliki jumlah perawi yang mirip menuju Nabi ﷺ
- Sama-sama belajar di masa yang berdekatan
Sebagian ulama seperti Imam al-Hakim menekankan bahwa cukup kesamaan sanad, meskipun usia tidak sama.
📚 Bentuk Riwayat Aqrān
Riwayat antar aqrān terbagi menjadi dua:
1️⃣ Mudabbaj (Saling Meriwayatkan)
Dua perawi:
- A meriwayatkan dari B
- B meriwayatkan dari A
➡ Ini disebut hadis mudabbaj
📖 Contoh
Di kalangan sahabat:
- Aisyah meriwayatkan dari Abu Hurairah
- Abu Hurairah juga meriwayatkan dari Aisyah
➡ Ini contoh mudabbaj
Contoh lain:
- Az-Zuhri meriwayatkan dari Umar bin Abdul Aziz
- Umar bin Abdul Aziz juga meriwayatkan dari Az-Zuhri
➡ Ini juga mudabbaj
2️⃣ Ghair Mudabbaj (Tidak Saling)
Dua perawi selevel:
- A meriwayatkan dari B
- Tapi B tidak meriwayatkan dari A
➡ Ini disebut riwayat aqrān biasa (ghair mudabbaj)
⚠ Kenapa Ilmu Ini Penting?
Karena bisa terjadi kesalahpahaman.
Misalnya seseorang melihat sanad:
Aisyah → Abu Hurairah → Nabi ﷺ
Orang yang belum paham bisa mengira:
❌ “Ini salah, kok sahabat meriwayatkan dari sahabat lain?”
Padahal:
✔ Itu benar, dan termasuk riwayat aqrān
✔ Bahkan bisa termasuk mudabbaj
📌 Manfaat Mengetahui Mudabbaj
- Menghindari kesalahan dalam menilai sanad
- Memahami hubungan antar perawi
- Mengetahui pola periwayatan lintas generasi
- Tidak tergesa-gesa menghukumi riwayat sebagai keliru
⚖ Hukum Hadis Mudabbaj
Hadis mudabbaj:
- Bisa shahih
- Bisa hasan
- Bisa dhaif
➡ Penilaiannya tidak tergantung pada “mudabbaj”-nya, tetapi tetap pada:
- Kualitas perawi
- Ketersambungan sanad
- Tidak adanya cacat
🧠 Ilustrasi Sederhana
Bayangkan dua penuntut ilmu:
- Keduanya belajar hadis
- Keduanya punya sanad ke kitab yang sama
- Keduanya saling belajar satu sama lain
➡ Maka terjadi pertukaran riwayat dua arah
➡ Inilah gambaran sederhana dari hadis mudabbaj
Kesimpulan Episode 14
- Hadis Mudabbaj adalah riwayat antara dua perawi yang selevel dan saling meriwayatkan.
- Berasal dari konsep aqrān (perawi setara).
- Tidak semua riwayat aqrān adalah mudabbaj — harus ada hubungan dua arah.
- Penting untuk menghindari kesalahan dalam membaca sanad.
- Status hadis tetap ditentukan oleh kualitas sanad, bukan jenis mudabbaj-nya.


