Saat Doa orang lain mengubah hidup kita

Tawaf Wada kali ini mengingatkan saya pada perkataan almarhum Ustadz Lutfi Yusuf رحمه الله, ketika kami duduk dalam sebuah majelis.

Beliau pernah bertanya:
“Menurut kalian, apa yang membuat kalian bisa duduk di majelis ini?”

Kami menjawab:
“Karena kami belajar… karena kami tahu keutamaan majelis ilmu.”

Beliau berkata:
“Bisa jadi… Allah beri hidayah kepada kalian bukan semata karena kalian.
Tapi karena ada seseorang di ujung dunia sana…
yang gelisah melihat rusaknya agama…
lalu ia berdoa: ‘Ya Allah, bangkitkan kembali agama-Mu.’
Maka Allah kabulkan… dengan menghadirkan kalian di majelis ini.”

Sejak itu saya tersadar…
bahwa kebaikan yang kita rasakan,
bisa jadi adalah buah dari doa orang lain…
yang bahkan kita tidak kenal.

Maka di momen seperti ini,
perbanyaklah doa untuk saudara-saudara kita:

“Ya Allah, sembuhkan kaum muslimin yang sedang sakit…”
“Ya Allah, lunaskan hutang-hutang mereka…”
“Ya Allah, mudahkan urusan mereka…”

Walaupun kita tidak tahu siapa mereka.

Saya pun pernah merasakan hal itu.

Dulu, ketika saya membawa istri ke Madinah, ia mendaftar belajar di WAMY dekat Uhud. Alhamdulillah diterima. Tapi ada satu masalah: tidak ada kendaraan yang bisa mengantarnya.

Dalam keadaan itu, saya berdoa di Multazam…
meminta kemudahan kepada Allah.

Dan Subhanallah…
tiba-tiba ada telepon dari seorang teman:

“Akhi, saya punya uang ‘dingin’ yang tidak terpakai. Antum mau pakai?”

Saya tanya: “Bayarnya kapan?”
Dia jawab: “Kapan saja.”

Saat itu saya sadar…
mungkin ini bukan karena doa saya saja…
tapi karena doa seorang muslim di tempat lain:

“Ya Allah, mudahkan urusan saudara kami…”

Lalu Allah kabulkan… melalui teman saya.

Maka jangan pernah ragu…
untuk berdoa kebaikan bagi orang lain.

Karena bisa jadi…
doa itulah yang sedang Allah gunakan
untuk memperbaiki dunia ini.

Mekkah, 21 Maret 2026

 

Share on Facebook
Share on Pinterest
Share on WhatsApp
Related posts
Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment