Siroh

Gua Tsur, 29 Maret 2026

Usia 60… usia keemasan dalam berjuang. Hari ini di Gua Tsur, saya belajar: bukan tentang kuatnya kaki mendaki…tapi tentang kuatnya tekad untuk terus berjuang. Semoga Allah jaga sisa umur ini untuk terus bergerak… bukan berhenti.

Read post

Dulu Dilarang Sekarang Ditata

kalau mau napak tilas sirah di sebagian situs, sering harus jalan cepat, pindah-pindah, bahkan kadang kena tegur. Alasannya macam-macam. Dulu sempat kepikiran, “andai boleh masuk dengan tertib walaupun bayar, nggak apa-apa… yang penting umat bisa lihat langsung tempat-tempat bersejarah itu.”…

Read post

Latihan Pasca Dauroh Nūrul ‘Uyūn

Meneladani Nabi ﷺ yang berkhidmat kepada orang yang pernah berkhidmat kepadanya. Anas bin Malik berkata: “Sepuluh tahun aku melayani Nabi, ternyata khidmat beliau kepadaku lebih banyak.” (Nuru al-'Uyūn, hal. 37)

Read post

9. Dauroh Kitab Asy-Syifa

Semua orang dapat mengaku mencintai Rasulullah ﷺ. Lisannya mampu berkata, “Saya cinta Nabi.” Tetapi pertanyaannya: apakah Nabi ﷺ mencintai kita? Inilah pertanyaan yang jauh lebih penting dari sekadar pengakuan.

Read post

8. Dauroh Kitab Asy-Syifa

Sejarah Perang Uhud menjadi bukti nyata. Ketika lima puluh pemanah diperintahkan tetap tinggal di atas bukit, sebagian turun sebelum izin Nabi ﷺ. Ketaatan terlepas, pertolongan Allah pun terangkat. Kaum muslimin yang semula menang, berubah menjadi kalah. Tujuh puluh sahabat gugur…

Read post

7. Dauroh Kitab Asy-Syifa

Banyak orang berkata, “Aku cinta Nabi.” Tapi tanda cinta bukan ucapan—tanda cinta adalah mengikuti sunahnya, menaati perintahnya, menahan diri dari maksiat. Sebab mustahil mencintai seseorang tapi tidak mengikuti apa yang ia ajarkan.

Read post

6. Dauroh Kitab Asy-Syifa

Rasulullah ﷺ tidak pernah kenyang tiga hari berturut-turut. Roti yang beliau makan pun kasar, jauh dari kenyamanan makanan kita hari ini. Meski beliau pernah kaya, memiliki harta, dan punya banyak peluang memperkaya diri—beliau memilih memberi, bukan menumpuk.

Read post

5. Dauroh Kitab Asy-Syifa

Dalam majelis, Nabi selalu menatap penuh perhatian kepada siapa pun yang sedang berbicara padanya. Badan beliau menghadap utuh ke arah lawan bicara, seakan-akan hanya orang itu satu-satunya yanDalam majelis, Nabi selalu menatap penuh perhatian kepada siapa pun yang sedang berbicara…

Read post