Adab

6. Tadzkiratus Saami Wal Mutakallim

Materi ini membahas secara rinci adab dalam memuji santri, metode pendidikan melalui ujian dan pengulangan pelajaran, serta bahaya ujub, takabur, dan rasa kagum terhadap diri sendiri dalam proses menuntut ilmu. Pembahasan menekankan bahwa pendidikan Islam tidak hanya bertujuan mencerdaskan akal,…

Read post

5. Tadzkiratus Saami Wal Mutakallim

Materi ini menguraikan prinsip penting dalam menuntut ilmu dan beribadah, yaitu bersikap tenang, tidak tergesa-gesa, dan menjaga kesinambungan amal. Penjelasan difokuskan pada bahaya memforsir diri di luar kemampuan, baik dalam belajar maupun beramal, serta pentingnya memilih jalan pertengahan agar proses…

Read post

4. Tadzkiratus Saami Wal Mutakallim

Materi ini membahas prinsip penting dalam pendidikan Islam terkait keseimbangan antara kesungguhan dan kemampuan jiwa, larangan memforsir diri dalam menuntut ilmu, serta tanggung jawab guru dalam mengarahkan santri sesuai kapasitas akal, usia, dan kesiapan mental. Pembahasan menekankan bahwa keberhasilan menuntut…

Read post

2. Tadzkiratus Saami Wal Mutakallim

Materi ini membahas secara komprehensif manhaj pendidikan Islam, khususnya metode pengajaran bertahap, tanggung jawab guru dalam membina santri, serta prinsip-prinsip menjaga keberkahan ilmu melalui adab, keadilan, dan penguatan amal. Penjelasan diarahkan pada praktik pendidikan nyata dalam tradisi pesantren dan majelis…

Read post

1. Tadzkiratus Saami Wal Mutakallim

Materi ini membahas secara mendalam prinsip-prinsip adab penuntut ilmu, peran guru dalam pembinaan akhlak, serta metode bertahap dalam meluruskan kesalahan santri. Pembahasan menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak berhenti pada penyampaian informasi keilmuan, tetapi bertujuan membentuk pribadi berilmu yang beradab dan…

Read post

Adab & Tahapan Menuntut Ilmu

Menuntut ilmu bukan sekadar kecerdasan, tetapi tentang kebersihan hati, niat yang lurus, kesungguhan, dan adab. Inilah tahapan penting yang harus ditempuh agar ilmu menjadi berkah dan bermanfaat.

Read post

8. Kitab Qīmatuz Zamān – Berharganya waktu disisi para ulama

banyak ulama memiliki tulisan tangan yang buruk. Bukan karena kurang kemampuan, tetapi karena tidak ingin membuang waktu untuk memperindah tulisan. Memperindah tulisan dianggap dapat mengurangi waktu membaca, menulis, atau menghafal. Karena itu, tulisan buruk justru dihitung sebagai bentuk keberuntungan bagi…

Read post