Dari Baitul Arqam, kita belajar bahwa perjuangan tidak cukup hanya semangat
Dari Baitul Arqam, kita belajar bahwa perjuangan tidak cukup hanya semangat… tapi butuh pengkaderan. Di rumah sederhana itu, Nabi Muhammad ﷺ membina para sahabat—menanamkan iman, ilmu, dan keteguhan. Dari sanalah lahir generasi yang mampu memikul estafet dakwah hingga ke seluruh…
Read postGua Tsur, 29 Maret 2026
Usia 60… usia keemasan dalam berjuang. Hari ini di Gua Tsur, saya belajar: bukan tentang kuatnya kaki mendaki…tapi tentang kuatnya tekad untuk terus berjuang. Semoga Allah jaga sisa umur ini untuk terus bergerak… bukan berhenti.
Read post16 tahun pernikahan…
“Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah (istrinya). Jika ia tidak menyukai satu akhlak darinya, ia akan ridha dengan akhlak yang lain.” (HR. Muslim)
Read postUmroh kali ini banyak cerita menarik dari para jamaah
Umroh kali ini banyak cerita menarik dari para jamaah : ternyata Istri kita itu istimewa 😊 Ada satu jamaah pria yang bawa anak saat itikaf. Beliau cerita, baru beberapa hari saja sudah terasa capeknya luar biasa : ngurus anak, jaga,…
Read postDulu Dilarang Sekarang Ditata
kalau mau napak tilas sirah di sebagian situs, sering harus jalan cepat, pindah-pindah, bahkan kadang kena tegur. Alasannya macam-macam. Dulu sempat kepikiran, “andai boleh masuk dengan tertib walaupun bayar, nggak apa-apa… yang penting umat bisa lihat langsung tempat-tempat bersejarah itu.”…
Read postSaat Doa orang lain mengubah hidup kita
Tawaf Wada kali ini mengingatkan saya pada perkataan almarhum Ustadz Lutfi Yusuf رحمه الله, ketika kami duduk dalam sebuah majelis.
Read post17.) Kajian Manzhumah Al-Baiquniyah – Hadis Munkar, Matruk & Maudhu’
kajian sampai pada penutup pembahasan jenis-jenis hadis dalam Manzhumah Al-Baiquniyah. Tiga jenis hadis yang dibahas adalah: Hadis Munkar (المنكر) Hadis Matruk (المتروك) Hadis Maudhu’ (الموضوع) Ketiganya termasuk dalam kategori hadis yang tidak diterima (mardud), dengan tingkat kelemahan yang berbeda.
Read post16.) Kajian Manzhumah Al-Baiquniyah – Hadis Mu’talif & Mukhtalif
Materi ini masih berkaitan dengan nama perawi, namun fokusnya berbeda dengan pembahasan sebelumnya (muttafiq–muftariq).
Read post15.) Kajian Manzhumah Al-Baiquniyah – Hadis Muttafiq & Muftariq
Materi ini berkaitan dengan kesamaan nama para perawi, yang bisa menimbulkan kebingungan dalam menilai sanad hadis.
Read post14.) Kajian Manzhumah Al-Baiquniyah – Mudabbaj (المُدَبَّج)
Hadis Mudabbaj (المُدَبَّج). Materi ini berkaitan dengan hubungan antar perawi yang selevel (sebaya atau setara sanadnya) dan bagaimana mereka saling meriwayatkan.
Read post13.) Kajian Manzhumah Al-Baiquniyah – Mudraj (المدرج)
Pada pertemuan ke-13, pembahasan masuk pada jenis hadis ke-26, yaitu Hadis Mudraj (المدرج). Pembahasan ini berkaitan dengan tambahan lafadz dalam hadis yang sebenarnya bukan bagian dari sabda Nabi ﷺ.
Read post12.) Kajian Manzhumah Al-Baiquniyah – Penjelasan Hadis Mudhthorib
Pada pertemuan ke-12, pembahasan masuk pada jenis hadis ke-25, yaitu Hadis Mudhthorib (المضطرب). Istilah ini berkaitan dengan perselisihan riwayat yang tidak bisa diselesaikan, baik dalam sanad maupun matan.
Read post






